<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694</id><updated>2012-02-16T12:15:44.868-08:00</updated><category term='Ungkapan Hati'/><category term='Rumah Tangga Islami'/><category term='Lagu'/><category term='Palestina'/><category term='Tulisanku'/><category term='Puitis'/><title type='text'>Yani Hanifah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-1947200607689149990</id><published>2009-10-29T06:48:00.000-07:00</published><updated>2009-10-29T07:01:25.989-07:00</updated><title type='text'>Blog Sedang Dalam Perbaikan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Maaf, blog Yani Hanifah sedang dalam perbaikan sampai waktu yang tidak ditentukan ^__^&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-1947200607689149990?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/1947200607689149990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/10/blog-sedang-dalam-perbaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/1947200607689149990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/1947200607689149990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/10/blog-sedang-dalam-perbaikan.html' title='Blog Sedang Dalam Perbaikan'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-2890175495707931213</id><published>2009-08-14T20:55:00.000-07:00</published><updated>2009-08-14T21:02:16.872-07:00</updated><title type='text'>Wahai Perokok Ada Unek-unek Buat Anda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berawal dari keprihatinan diri terhadap orang yang sembarangan membuang putung rokok. Mungkin Anda yang merasa dirinya perokok awalnya akan penasaran atau sedikit agak kesal atau apalah membaca dari judul tulisan saya ini, eittt tunggu dulu jangan marah yach senyum dulu dunk nah gitu khan manis ^_^. Baca dulu dengan tuntas tulisan saya, ini penting bagi saya sebagai pesan dan unek-unek saya kepada Anda yang merokok, untuk yang tidak merokok boleh juga kok ikutan baca.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya adalah termasuk orang yang benci dengan asap rokok jadi siap-siap saja apabila Anda menyalakan rokok dihadapan saya, Anda akan mendapati saya pergi berlalu dari Anda atau saya akan menutupi hidung saya dengan raut muka tidak suka (sebenarnya saya ingin sekali tiap ada yang merokok saya bilang ke mereka "tolong jangan merokok ditempat umum karena itu termasuk mengganggu kenyamanan orang lain (termasuk kenyamanan saya huh sebel #.#)", hi tapi apa daya nyali tak sampai, berani sich berani cuman rikuh ajach). Ada sebuah cerita, beberapa hari yang lalu saat saya dan teman-teman berada di kampus sedang menunggu tugas yang diberikan oleh dosen, kami duduk di lobby kampus kemudian datanglah seorang laki-laki yang juga teman kuliah cuman saya tidak mengenalnya. Dia berdiri dihadapan kami dengan teman-temannya yang laen kemudian dia menyalakan rokok, wuihhh asap rokoknya membuat saya sesak susah bernafas, kemudian saya tutup hidung saya dengan jaket dan pasang wajah tak suka (tidak tahu lah wajah saya sudah berlipat jadi berapa he lebay). Beberapa lama kemudian dia tiba-tiba mematikan api rokok tersebut dan membuanganya sambil berkata pada saya “mbak maaf ya, nih rokoknya dah aku matikan”, dengan mengulurkan senyum dibibirnya sambil seolah-olah merasa bersalah pada saya, aku spontan terkejut tidak menduga ternyata dia sadar juga kalau saya terganggu dengan asap rokoknya (ya iyalah sadar masak pingsan he). Alhamdulillah, dia mau mengalah dan mematikan rokoknya, kalau tidak saya yang bakalan bener-bener pergi (padahal sudah PW alias posisi wuenak hi). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terkadang orang tidak sadar bahwa perilaku/sikapnya membuat orang lain tidak nyaman atau terganggu atau malah membahayakan orang lain. Saya yakin orang yang merokok itu tahu bahaya merokok, la wong diiklan rokok atau dibungkus rokok juga dicantumkan apa thu bahaya merokok. Tapi kenapa ya dah tahu bahaya masih juga dilakukan (herman dech ehhh heran dech). Maaf yach bagi perokok, disini saya tidak mau membeberkan tentang bahaya merokok karena pasti Anda telah tahu tentang bahayanya. Disini yang ingin saya angkat adalah bahwa “berbuat baiklah di lingkungan sekitar Anda dengan rokok Anda”. Apa maksudnya nih??? mungkin inilah pertanyaan yg ada di benak Anda (kalau tidak bertanya-tanya berarti Anda tidak sepenuh hati membaca tulisan saya hehehe peace ^^). Yup, berbuat baiklah di lingkungan sekitar Anda dengan rokok Anda, maksudnya adalah dimanapun Anda berada dengan rokok Anda berpikirlah seribu kali kalau masih juga kurang maka berpikirlah berjuta juta kali ketika Anda menyalakan rokok dan menghisapnya. Yang pertama, lihatlah sekeliling Anda ketika Anda mau merokok, pikirkanlah apakah ketika Anda merokok tidak merugikan orang lain? Kalaupun orang disekeling Anda biasa-biasa saja tidak keberatan dengan kebulan asap rokok yang Anda hisap maka berpikirlah “Barangkali orang disekeliling Anda tersebut sedang memendam rasa tak nyamannya terhadap asap rokok Anda tapi mereka tak berani mengungkapkan karena merasa tak enak pada Anda” nah lho berarti itu adalah sebuah kedzoliman terhadap orang lain krn Anda membuat mereka tidak nyaman, jadi kalaupun Anda memang ingin segera menghadap Tuhan he alias merokok ya merokoklah untuk diri Anda sendiri jangan ajak-ajak orang lain untuk merasakan kepulan asap rokok yang menyiksa itu. Saya jadi teringat ketika itu saya sedang menjenguk mas sepupu saya yang sedang dirawat di Rumah Sakit, ada tulisan di dinding kamar inap dimana mas saya dirawat (mungkin semua kamar inap di rumah sakit itu pun tertera tulisan seperti itu) yaitu “MATIKAN ROKOK ANDA ATAU ANDA YANG AKAN DIMATIKAN OLEH ROKOK” sippp kata2 yang sederhana tapi dalam maknanya. Yang kedua, ingatlah jangan buang puntung rokok Anda disembarangan tempat, karena hal itu dapat membahayakan, seringkali orang menganggap sepele puntung rokok lalu membuangnya sembarangan semaunya seenaknya tanpa rasa bersalah huh bikin greget dech orang yang seperti itu. Tahukah Anda puntung rokok yang dibuang sembarangan apalagi puntung rokok tersebut dalam keadaan belum benar-benar mati dari api dapat membahayakan salah satunya dapat menyebabkan kebakaran bukan hanya kebakaran kecil bisa jadi menyebabkan kebakaran besar yang dapat membahayakan dan merugikan orang lain atau diri Anda sendiri (tolong pikirkan itu!!!), buanglah putung rokok ditempat yang aman untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya tong sampah yang terbuat dari seng dan satu hal yang sangat penting pastikan putung rokok yang Anda buang telah benar-benar mati dari api (kalau perlu jangan buang putung rokok telen ajah sekalian putungnya biar bener-bener habis khn sayang kalau dibuang hehehe peace bagi yang merasa dirinya perokok^_^).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pernahkah Anda memikirkan hal-hal yang seperti itu???, jangan jadikan diri Anda membahayakan orang lain atau membuat orang lain tidak nyaman berada didekat Anda. Bukankah sebaik-baik orang adalah orang yang bermanfaat dan membuat nyaman bagi orang yang ada disekelingnya?. Semoga Anda mau memikirkan hal-hal tersebut, berpikirlah seribu kali kalau masih juga kurang maka berpikirlah berjuta juta kali ketika Anda menyalakan rokok dan menghisapnya. Jangan egois memikirkan kenyamanan Anda sendiri tapi pikirkan juga kenyamanan orang lain dan lingkungan sekitar Anda. Cukup itu pesan dan unek-unek dari saya yang mungkin juga mewakili orang-orang yang sebenarnya mempunyai unek-unek yang sama dengan saya. Emh... saya tidak setuju kalau ada oarng yang menghisap rokok tapi semua kembali pada perokok itu sendiri karena saya bukanlah siapa-siapa saya hanya bisa berdo’a "semoga Anda disadarkan oleh rokok itu sendiri bahwa rokok berbahaya untuk Anda dan lingkungan disekitar Anda". Sayangi hidup Anda dan lingkungan sekitar Anda karena hidup hanya sekali Bro,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-2890175495707931213?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/2890175495707931213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/08/wahai-perokok-ada-unek-unek-buat-anda_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/2890175495707931213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/2890175495707931213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/08/wahai-perokok-ada-unek-unek-buat-anda_14.html' title='Wahai Perokok Ada Unek-unek Buat Anda'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-4855738430559875595</id><published>2009-07-06T01:01:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T01:16:34.462-07:00</updated><title type='text'>"Hidup itu keras kawan jadi butuh perjuangan kalau perlu sampai berdarah-darah"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Belumlah tua kalau mau disebut dan tidaklah muda kalau mau dikata. Yup, perjalanan hidup yang terbilang masih seumur jagung (halah emang jagung umurnya berapa???). Lika-liku kehidupan masih jauh terbentang, dihadapan sana mungkin banyak kerikil yang membuat mabok perjalanan, mungkin kelak-kelok jalanan akan lebih banyak yang membikin puyeng kepala. Itulah jalan kehidupan, mungkin akan banyak lagi rintangan yang tak terduga tak pernah terbersit di kepala. Mungkin dan mungkin...&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika seorang mbak angkatku pernah menasehati aku "Hidup itu keras kawan jadi butuh perjuangan kalau perlu sampai berdarah darah" beliau menceritakan kepadaku kisah hidupnya bersama sang suami tercinta dalam mengarungi proses menuju pernikahan sampai akhirnya kini menjalani kehidupan berumah tangga. Kisahnya, semoga Alloh merahmati kalian berdua mbakku dan suaminya, perjuangan dari sang suaminya yang umurnya lebih muda 5 tahun darinya. Awalnya mbakku harus meyakinkan dirinya bahwa laki-laki yang mengajaknya serius menuju kepernikahan adalah orang yang sholeh dan berakhlak baik. Sholat istikharoh pun dijalaninya untuk meminta keputusan dari Alloh Yang Maha Tahu. Dan akhirnya mbakku mantap untuk bersedia menerima laki-laki itu menjadi suaminya. Mbakku mempersilahkan laki-laki tersebut menemui orang tuanya yang berada di Sumatra, mereka sama-sama orang Sumatra namun ketika itu mereka masih tinggal di Jawa untuk urusan studinya, begitu seriusnya laki-laki itu terhadap mbakku, ia rela bolak-balik Sumatra-Jawa untuk urusan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sampai disini perjuangan mereka. Kerikil dari keluarga pun terasa dalam perjuangan mereka, dari pihak keluarga mbakku awalnya sangat meragukan karena umur laki-lakinya lebih muda 5 tahun dari mbakku dan laki-laki ini dari keluarga broken home (ayah ibunya bercerai) tapi berkat perjuangan keras, kesabaran dan keteguhan dari laki-laki ini yang sering silaturahim ke keluarga, dengan akhlak yang baik dan kedewasaannya, sampai akhirnya keluarga mbakku bisa menerima dengan baik tanpa mempermasalahkan lagi perbedaan umur atau keadaan keluarga dari sang laki-laki. Tak sampai disini juga kisah perjuangan ini, setelah lamaran laki-laki ini diterima oleh pihak keluarga mbakku. Pernikahan pun mulai dirancang, mbakku dan calon suaminya punya idealisme bahwa pernikahannya dilaksanakan seIslami mungkin menggunakan tata cara Islam, namun banyak pertentangan dari pihak keluarga yang maunya begini dan begitu yang bertentangan dengan idealisme mereka, lobi melobi tak henti-hentinya dilakukan, sampai-sampai mbakku harus kabur dari rumah karena pihak keluarga bersikekeh dengan pendapatnya yang bertentangan dengan idealisme mbakku dan calon suaminya (yup mereka berdua berharap pernikahan mereka seIslami mungkin). Yah pada akhirnya berkat bantuan teman-teman mereka juga, pernikahan itu dapat dilaksanakan dengan cara yang Islami walau masih ada sesuatu yang gimana gitu tapi selama itu masih bisa ditoleransi mereka tidak berontak (hehehe mereka memang pemberontak sejati ^^ pemberontak dalam kebaikan tentunya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan telah terlaksana, lelah pikiran dan badan pun terasa begitu dalam diri mereka. Yup perjalanan masih panjang, mbakku yang waktu itu hanya bekerja sebagai guru honorer dengan penghasilan yang minin dan suaminya bekerja tidak tetap kadang ada penghasilan kadang tidak. Mereka bekerja sangat keras untuk membiayai kehidupan berdua, mereka yang sebelum menikah ketika masih kuliah di perantauan selalu dikirimi uang oleh orang tuanya masing-masing 1juta perbulan dan kini setelah menikah penghasilan mereka berdua bila digabung kurang dari 1juta perbulan (penghasilan yang minim untuk biaya hidup di daerah dimana mereka tinggal sekarang). Dua bulan pertama pernikahan mereka, mereka hidup dari uang tabungan mereka yang habis untuk dua bulan itu, mereka hidup serba ngirit, suaminya sampai menjalani kerja apa aja yang penting halal sampai jadi tukang ngecat. Yah itu semua juga untuk biaya masa depan, Alhamdulillah setelah beberapa minggu pernikahan mbakku dinyatakan hamil. Mereka sangat bahagia, itu adalah anugerah terindah dari Sang Maha Pemberi untuk mereka. Mbakku bercerita tentang suaminya, bahwa suaminya begitu amat baik terhadapnya, suaminya selalu memastikan bahwa mbakku dalam keadaan aman dan nyaman (wueiiihhh suami yang tanggung jawab ^^) dan suaminya sangat sabar dalam menghadapi mbakku yang mabok-mabokan disebabkan karena hamil muda, suaminya begitu peyayangnya dan sangat tahu bagaimana cara memuliakan istrinya (hemmm suami ideal ^^). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, masalah didalam kehidupannya tidak berhenti setelah mereka menikah tapi sampai sekarang masalah itu pastinya masih ada dan akan terus bermunculan dan tepatnya mbakku bilang itulah ujian kehidupan, semua itu insyaAlloh bisa mereka lalui bersama (karena berdua lebih baik daripada sendirian) dan tentunya mereka lalui dengan cinta mereka berdua, cinta karena Alloh. Ketika aku bertanya "mbak apakah kau bahagia dengan pernikahanmu?" dengan mantap dia jawab "absolutly yes!" dan akupun tersenyum ikut merasakan kebahagiaannya :). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu akan aku ingat kata-katamu mbakku bahwa "Hidup itu keras kawan jadi butuh perjuangan kalau perlu sampai berdarah darah". Met berjuang mbakku dan suaminya tercinta, semoga Alloh menganugerahkan mujahid dan mujahidah kebanggaan buah hati kalian ^^, Amin ya Robbal 'alamin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentari kini kurasa bersinar menawan hati&lt;br /&gt;Merah merona menyemangati diri&lt;br /&gt;Senyum ini tak separoh lagi&lt;br /&gt;Mengembang dengan berjuta arti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua saudaraku dimanapun kalian berada MET BERJUANG!^^&lt;br /&gt;"Hidup itu keras kawan jadi butuh perjuangan kalau perlu sampai berdarah darah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja, 6 Juli 2009 11.01 WIB&lt;br /&gt;Saat menunggu adek ujian masuk poltekes&lt;br /&gt;Yani Hanifah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-4855738430559875595?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/4855738430559875595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/07/hidup-itu-keras-kawan-jadi-butuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/4855738430559875595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/4855738430559875595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/07/hidup-itu-keras-kawan-jadi-butuh.html' title='&quot;Hidup itu keras kawan jadi butuh perjuangan kalau perlu sampai berdarah-darah&quot;'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-7696098680819033301</id><published>2009-06-26T00:34:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T00:41:47.676-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><title type='text'>Gaza: Training Liburan 60 Hari Cetak 10.000 Hafidz Anak</title><content type='html'>&lt;div  align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berbeda dengan gaya liburan di Indonesia, untuk mengisi liburan anak, halaqoh tahfidzul qur'an menjamur di Gaza.&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;GAZA CITY: Menuju pembentukan generasi Qur’ani, Darul Qur’anul Karim dan as Sunnah di Jalur Gaza hari Sabtu (13/6) menyelenggara kan kemping bertajuk “Tajul Waqar (Mahkota Ketegaran)” dengan tujuan mencetak 10 ribu hafidz dan hafidzoh Al-Qur’an selama 60 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Abdurrahman al Jamal, Ketua lembaga ini mengatakan bahwa penyelenggaraan program ini dilaksanakan pada saat liburan sekolah di musim kemarau. Dengan tujuan menggunakan masa liburan ini untuk membentuk generasi Qur’ani yang siap dan mampu bertanggungjawab membebaskan tanah air dan kewajiban berdakwah di jalan Allah ta’ala.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyebutkan bahwa program Mahkota Ketegaran ini serempak diselenggarakan di seluruh penjuru wilayah Jalur Gaza dan berlangsung selama 60 hari, diikuti 10 ribu siswa-siswi yang ingin menghafal Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkesinambungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program mahkota ketegaran ini adalah program lanjutan untuk tahfidzul Qur’an yang digalang lembaga Darul Qur’an dan as Sunnah selama ini. Setelah sebelumnya di kemarau tahun 2007 program yang sama dilakukan selama 60 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari program ini di tahun 2007, tercatat ada 400 hafidz dan hafidzoh penghafal Al-Qur’an penuh. Sebagian lain hanya hafal sejumlah juz Al-Qur’an. Kemarau 2008, program ”Tabashir Nasr” digelar yang bisa mencetak sekitar 3 ribu siswa-siswa penghafal Al-Qur’an baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut siaran pers yang dikeluarkan Darul Qur’an dan As Sunnah, yang diterima oleh infopalestina, mengatakan bahwa program Mahkota Ketegaran ini adalah program lanjutan yang biasa dilakukan oleh Darul Qur’an dan As Sunnah. Hal ini untuk menciptakan kebiasaan menghafal Al-Qur’an dan berupaya terus agar setiap rumah punya penghafal Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyukseskan program ini, sudah disiapkan 1100 ustadz dan mutabi’ (pemantau) untuk disebar ke penjuru Jalur Gaza membina generasi Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelenggara program menegaskan bahwa Darul Qur’an dan As Sunnah memiliki konsen dalam bidang ini agar siapa saja yang melihat Gaza paham bahwa penduduk Gaza telah memikul kalam Allah dan dididik di atas meja-meja Al-Qur’an serta berperilaku dengan perilaku Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan penting mengadakan program ini adalah terus berlangsungnya penistaan dari orang-orang kafir dan salibis terhadap Al-Qur’an dan Sunah Nabi. Penistaan semacam ini harus dilawan dengan cara membuat program Mahkota Ketegaran untuk mencetak para penghafal Al-Qur’an dan pemegang teguh manhaj Allah ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menambahkan bahwa program unik dan pengalaman langkah di dunia Islam dan Arab ini, termasuk bentuk reaksi atas perang yang dilancarkan oleh penjajah dan sekutunya dalam merusak moral generasi muda, serta penghancuran terhadap masjid dan markas-markas penghafal Al-Qur’an milik Darul Qur’an dan As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Rumah Palestina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Al Jamal menekankan bahwa program mahkota ini bertujuan meletakkan bangunan yang kokoh dalam mencetak generasi Al-Qur’an unik. Di samping itu bertujuan membantu, walau hanya sedikit, menghidupkan perekonomian Palestina berupa penunjukkan sekitar 1100 ustadz dan mentor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelenggara program juga mengingatkan bahwa program ini membantu menyediakan para imam masjid berupa penghafal Al-Qur’an, serta menggunakan waktu saat liburan dan tidak membuang-buang waktu dengan sia-sia. Sikap ini ingin menjalankan firman Allah ta’ala dalam Al-Qur’an yang artinya; ”Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat: 58).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran dari program ini adalah para siswa-siswi sekolah tingkat menengah dan atas, yang usianya antara 12 sampai 17 tahun. Di samping para mahasiswa perguruan tinggi dan guru (dosen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Darul Qur’an, sudah ada 10 ribu orang telah mendaftar ikut program yang akan dimulai hari ini, Sabtu (13/6). Para pendaftar telah disebar ke 14 cabang secara serentak, dengan setiap cabang ada 714 siswa. Karena selama perang Gaza masjid menjadi target militer Zionis Israel, tempat-tempat penghafalan Al-Qur’an dipindah ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana, acara hafal Al-Qur’an dimulai dari sholat Subuh hingga Zuhur. Sholat Subuh merupakan bagian dari agenda program yang tak bisa dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program mahkota ini merupakan salah satu dari ratusan program dakwah yang mempunyai andil membentuk pribadi muslim dan menampilkan Gaza sebagai wilayah yang tak pernah gentar melawan musuh-musuhnya. [http/www.hidayatullah.com]&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-7696098680819033301?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/7696098680819033301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/gaza-training-liburan-60-hari-cetak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/7696098680819033301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/7696098680819033301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/gaza-training-liburan-60-hari-cetak.html' title='Gaza: Training Liburan 60 Hari Cetak 10.000 Hafidz Anak'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-7521911077881311430</id><published>2009-06-17T00:33:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T19:50:33.607-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puitis'/><title type='text'>Detik-detik Penantian Hari Bahagia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjiixQIa8-I/AAAAAAAAAEg/FEKrq4cyMlg/s1600-h/mudahmenikah40.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjiixQIa8-I/AAAAAAAAAEg/FEKrq4cyMlg/s200/mudahmenikah40.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348203524530041826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hembusan angin samudra kehidupan begitu melenakan&lt;br /&gt;Indah dasar laut mempesona pandangan mata&lt;br /&gt;Dikayuhnya perahu hampir menuju labuh impian&lt;br /&gt;Disana pujaan hati sabar menanti&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biru langit tergores bercak awan putih&lt;br /&gt;melukis binar wajah dua insan&lt;br /&gt;Keras terpaan gelombang tak menyurutkan niat hati&lt;br /&gt;Perahu itu walau amat sederhana lajunya bagai kapal pesiar&lt;br /&gt;Yakin dan tekad dengan berjuta impian&lt;br /&gt;Kelak berdua membangun peradaban beratapkan bintang-bintang&lt;br /&gt;Bintang itu tak sekedar bintang biasa&lt;br /&gt;Sinarnya terang menerangi kehidupan&lt;br /&gt;Do'a penuh harap meminta ridho dan berkah Sang Pemilik Alam Semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dua hati telah bersanding&lt;br /&gt;Sepi lenyap tak bertuan&lt;br /&gt;Duka merana sirna tak berbekas&lt;br /&gt;Terpatri ikatan Mitsaqon Gholidza&lt;br /&gt;Kerelaan hati saling berbagi dan melengkapi&lt;br /&gt;Menguatkan keduanya menapaki alur irama yang tercipta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kelak hujan tak sekedar gerimis&lt;br /&gt;Bila kelak malam gelapnya lebih pekat&lt;br /&gt;Bila kelak siang panasnya hingga ke ubun-ubun&lt;br /&gt;Bila kelak tanah pijakan tandus keras merekah&lt;br /&gt;Lalui kisah itu berdua dengan erat tangan&lt;br /&gt;yg saling mengisi rongga-rongga kosong jari jemari&lt;br /&gt;Senyum mengembang dari bibir dua insan&lt;br /&gt;Indah bahagia sampai ke syurga&lt;br /&gt;InsyaAlloh, Amin ya Robbal 'alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kado spisial khusus untuk kedua kakakku mbak Yuli Ratna Sari dan mas Robin&lt;br /&gt;Selamat menanti hari bahagia (Jakarta, 28 Juni'09) semoga barokah sakinah mawadah wa rohhmah, amin.&lt;br /&gt;Tunggu ak yach ^_^ hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki Bukit Tidar Magelang yang sejuk dan asri,&lt;br /&gt;17 Juni 2009 menjelang asar&lt;br /&gt;oleh Yani Hanifah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-7521911077881311430?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/7521911077881311430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/detik-detik-penantian-hari-bahagia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/7521911077881311430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/7521911077881311430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/detik-detik-penantian-hari-bahagia.html' title='Detik-detik Penantian Hari Bahagia'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjiixQIa8-I/AAAAAAAAAEg/FEKrq4cyMlg/s72-c/mudahmenikah40.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-3392530795335086914</id><published>2009-06-14T18:04:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T02:43:05.620-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisanku'/><title type='text'>STATUS MENUNGGU....</title><content type='html'>Kata beberapa orang menunggu itu menyebalkan... menunggu itu melelahkan... menunggu itu membosankan... menunggu itu membuat BT... menunggu itu buang-buang waktu... menunggu itu bikin ngantuk... menunggu itu bikin emosi... ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh ak benci menunggu!!!!&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kata siapa??? kata beberapa orang. Nah terus beberapa yang lain berkata apa???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIMAK BAIK-BAIK IKLAN BERIKUT INI!&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dijamin tak merugikan Anda dan kami tak bertanggung jawab jika Anda penasaran ingin mencobanya. Silahkan coba dan rasakan apa yang Anda rasakan setelah melakukannya. Jika Anda tidak merasakan kebaikan coba tanya pada hati Anda "masih hidupkah hatiku???"&lt;br /&gt;SIMAK IKLAN DI BAWAH INI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Ketika menunggu... diriku asyik mengamati pemandangan disekitarku ada orang yang lalu lalang weee asyiknya melihat tingkah laku mereka aku bisa mengamati psikologi diri mereka ada yang aneh ada yang biasa ada yang mempesona...&lt;br /&gt;pemandangan disekitarku mulai dari pedagang kaki lima yang menawarkan berbagai barang dagangannya, pepohonan hijau diseberang jalan yang membuat sejuk mata ini, kendaraan bermotor yang hilir mudik, bangunan-bangunan yang bila dicermati lebih dalam unik juga...&lt;br /&gt;Saat itu ada seorang ibu muda yang tengah duduk disebelahku aku pun menyapanya dan kami mulai akrab bercerita tentang kehidupan, ada hikmah yang bisa aku petik dari obrolan kami berdua dan beberapa saat kemudian dia mulai pamit kepadaku kerena yang ditunggunya telah datang menjemput...&lt;br /&gt;Lalu aku kembali asyik mengamati pemandangan disekitarku...&lt;br /&gt;Setelah cukup lama aku asyik mengamati pemandangan disekitarku, kemudian aku mengalihkannya dan mulai mengeluarkan Al Qur'an ku, yang berukuran 4x6 centimeter bercofer warna hitam, aku buka dan aku lanjutkan tilawahku hingga terasa aku sudah mendapatkan 1juz hari ini Alhamdulillah... tak puas dengan hanya tilawah saja aku pun melanjutkan membaca sambil merenungkan arti dari ayat2 yang telah aku baca Subhanalloh aku mendapatkan ilmu hari ini yang membuat bertambah cinta ku pada Nya... untuk membuat variasi aku mengganti kegiatanku dengan menambah hafalan Al Qur'an ku Allohu Akbar aku mendapatkan hafalan 5 ayat hari ini... berdzikir terukir di bibir ini dengan getar2 hati merasakan Alloh selalu mengawasi ku... hingga saatnya penantianku kini telah berujung dan aku tersenyum pada diriku pada pemandangan disekitarku pada Al Qur'an ku... terimakasih karena telah menghiasi saat2 penantianku... menyenangkan... hemmmm tak selamanya menunggu itu menyebalkan...&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IKLAN INI DIPERSEMBAHKAN UNTUK YANG SEDANG MENUNGGU ^_^ semoga penantian nya barokah, Amin ya Robbal 'alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yani Hanifah,&lt;br /&gt;Kaki bukit Tidar yang duiiiinnggginnn yang membuat penduduknya enggan mandi ^^&lt;br /&gt;Magelang 15 Juni 2009.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-3392530795335086914?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/3392530795335086914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/status-menunggu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/3392530795335086914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/3392530795335086914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/status-menunggu.html' title='STATUS MENUNGGU....'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-4245215601609653982</id><published>2009-06-12T21:50:00.000-07:00</published><updated>2009-06-14T18:51:22.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lagu'/><title type='text'>MENANTI CINTA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjWlohgyJpI/AAAAAAAAAEQ/3iF7EVnuIxw/s1600-h/0067-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjWlohgyJpI/AAAAAAAAAEQ/3iF7EVnuIxw/s200/0067-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347362248181556882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sejak lama aku berdiri, dalam sepinya rongga hati&lt;br /&gt;Tak satu pun burung, mampu menjawab&lt;br /&gt;* Hanya padaMu ku bertanya, lewat setiap sujudku ini&lt;br /&gt;Siapa kah nanti, cinta untukku&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;reff:&lt;br /&gt;Wahai penilai hati lihat batinku&lt;br /&gt;Nyaris bernanah karna luka tersayat&lt;br /&gt;Merana menantikan cinta dan kasih hidupku&lt;br /&gt;Rahasia itu hanya Kau yang tahu&lt;br /&gt;Namun aku tak mau jadi tuna cinta&lt;br /&gt;Tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;repeat *&lt;br /&gt;repeat reff&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia itu hanya Kau yang tahu&lt;br /&gt;Namun aku tak mau jadi tuna cinta&lt;br /&gt;Namun harus ku ikhlaskan semua nasib cintaku padaMu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;====================================================================&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Lirik diatas adalah lagunya mbk Krisdayanti dalam OST Ketika Cinta Bertasbih.&lt;br /&gt;hehehe kok liriknya begitu amat yah mewakili siapa nih??? hiks...hiks...hiks...^^&lt;br /&gt;melankolis banget je bagus...bagus...bagus... ^_^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-4245215601609653982?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/4245215601609653982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/menanti-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/4245215601609653982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/4245215601609653982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/menanti-cinta.html' title='MENANTI CINTA'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjWlohgyJpI/AAAAAAAAAEQ/3iF7EVnuIxw/s72-c/0067-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-3053221953352621745</id><published>2009-06-12T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-06-14T18:43:30.095-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ungkapan Hati'/><title type='text'>Alhamdulillah, trimakasih ya Alloh atas kebahagiaan ini...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjWm8DQCXaI/AAAAAAAAAEY/E79IQImdBG0/s1600-h/sujud.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 199px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjWm8DQCXaI/AAAAAAAAAEY/E79IQImdBG0/s200/sujud.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347363683167264162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sampai detik ini saya bahagia sekali... atas semua yang Alloh berikan kepadaku. Alloh menganugerahkan saya mempunyai banyak saudara... kakak, mas, mbak, adik, sahabat dan teman... yang menyayangi saya, mereka memberikan nasehat, saran, kritik, mengingatkan, menanyakan kabar, atau berbagi duka bahagia serta curhat^^, saya pun menyayangi mereka karena Alloh.&lt;div class="fullpost"&gt; Bahagia sekali rasanya walau mereka ada yang jauh di mata tapi tetap dekat di hati. Walau mereka heterogen namun tetap ukhuwah Islamiyah ini yang menyatukan kami dan aku bahagia karena inilah bukti kebesaran Alloh, dalam Al Qur'an Alloh berfirman yang intinya Alloh menciptakan beraneka ragam agar kita dapat saling melengkapi, uhhhh INDAHNYA ^^.&lt;br /&gt;Hari ini misalkan beberapa kali dari pagi ampe sore HP ini berdering terus... kakak dan mbakku berbagi kabar gembira...ihhhhh senengnya. Selain itu saya telepon adek kelasku yang sudah saya anggap adekku sendiri... seneng dia bisa ketawa saat saya telepon. Itulah melihat kebahagian saudara kita adalah suatu kebahagiaan bagi ku yang tak terukur harganya.&lt;br /&gt;Ya Alloh semoga Engkau kekalkan ukhuwah ini... dan jadikan didalam hati kami KERELAAN HATI UNTUK BERBAGI DAN MELENGKAPI, Subhanalloh ^^.  &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Alhamdulillah...&lt;p&gt;Yani Hanifah&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yogyakarta, 3 June 2009 at 9:26pm&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-3053221953352621745?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/3053221953352621745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/alhamdulillah-trimakasih-ya-alloh-atas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/3053221953352621745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/3053221953352621745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/06/alhamdulillah-trimakasih-ya-alloh-atas.html' title='Alhamdulillah, trimakasih ya Alloh atas kebahagiaan ini...'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/SjWm8DQCXaI/AAAAAAAAAEY/E79IQImdBG0/s72-c/sujud.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-5013783991072737459</id><published>2009-05-23T09:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T09:29:02.446-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah Tangga Islami'/><title type='text'>Bagaimana Mendapatkan Calon Suami ???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Shgh1s0y2rI/AAAAAAAAAEA/ZjpLtEofvGo/s1600-h/heee.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 112px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Shgh1s0y2rI/AAAAAAAAAEA/ZjpLtEofvGo/s200/heee.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339054564697103026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagaimana saya dulu mendapatkan suami? Sekedar berbagi, terutama untuk yang tengah berusaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;......Malam demi malam saya bermunajat pada Allah, sekiranya mentaqdirkan harapan-harapan menjadi suatu kenyataan. Berpuasa Senin Kamis, puasa Daud biasa saya lakukan sejak semasa sekolah menengah sampai kuliah, untuk menjernihkan bashirah mata hati dari kilau dunia dan bujuk rayunya. Semoga saja Allah mengabulkan dengan kemantapan hati pada saat bersua dengan seseorang yang tepat bagi saya. Alhamdulillah, jawaban itu datang juga, hingga setengah tidak percaya saya mengiyakan untuk menerima seorang pemuda sederhana, dengan mimpi-mimpi ‘besarnya’ (yang belum diceritakan pada saya waktu itu) .&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sungguh, ketika datang ke rumah orang tua saya pertama kali di tahun 1991 untuk melamar saya, beliau hanyalah seorang pemuda bertubuh kurus dan belum menyelesaikan kuliah. Beliau hanya mengenakan kaus T-shirt dan bersendal jepit, seorang diri datang menemui orang tua saya dan sangat percaya diri meminang saya. Beliau tampak polos sekali. Yang kelihatan darinya hanyalah semangat juang yang tinggi, keikhlasan untuk melakukan kebaikan, dan kesederhanaan dalam penampilan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya bisa memberikan kepercayaan kepada beliau untuk menjadi pemimpin dalam hidup saya, karena saya meyakini keikhlasan dan kesungguhannya. Bukan karena kekayaan, harta atau kedudukan duniawi yang beliau bawa, tetapi semangat memperbaiki diri dan umat, keyakinan diri yang terpancar kuat dari berbagai kegiatan yang dilakukannya. Dan saya merasa tenang dengan kebaikan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya ingin menegaskan ini untuk mengingatkan anda yang bersikap perfect dan menginginkan kesempurnaan calon pasangan. Seorang gadis (akhwat) muslimah datang berkonsultasi kepada saya, setelah belasan lelaki melamarnya, dan tak satupun sesuai kriteria harapannya. Saya berikan nasihat dengan cerita masa lalu saya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Jangan bayangkan Pak Cah (panggilan akrab suami saya, Cahyadi Takariawan) tahun 1991 ketika melamar saya, adalah Pak Cah yang anda lihat sekarang ini, dengan segala kelebihan dan kematangannya. Dulu beliau hanyalah seorang pemuda yang bersemangat untuk berbuat kebaikan dengan segala kesederhanaan dan keluguannya. Kemudian kami bersama-sama saling membangun dan mengisi, membentuk sifat kesuamian atau keistrian, kebapakan atau keibuan. Mematangkan konsep dan pemikiran, mengasah ketrampilan dan mencoba mengaplikasikannya. Bereksperiman tentang pola yang tepat dalam saling memotifasi dan seterusnya, dan seterusnya.... Hingga kini kami masih saja saling belajar, saling melengkapi dan menyempurnakan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda jangan hanya ingin “terima jadi”, bahwa seorang ikhwan yang ideal, atau akhwat yang sempurna, datang kepada anda dan memenuhi segala kriteria yang anda harapkan. Tetapi anda harus rela dan berani untuk bersama-sama membangun pribadi yang diharapkan. Menerima tidak hanya kelebihannya, tapi juga kekurangan yang pasti ada padanya, sebagaimana juga ada pada anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang penting anda mantap bahwa ia yang terpilih adalah seseorang yang memiliki visi dan misi yang sama. Kalau toh belum, minimal memiliki itikad baik untuk membangun visi tersebut. Ummu Salamah adalah contoh perempuan unggul yang membuka ruang pencerahan bagi calon suaminya, Abu Thalhah. Dan sejarah mencatat, bahwa Abu Thalhah yang tadinya belum Islam akhirnya menjadi seorang mujahid dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh Ummi Ida Nur Laila (istri ustadz Cahyadi Takariawan)&lt;br /&gt;pada Facebook beliau Wed 11:47pm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ … Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrota a’yun waj ‘alnaa lil muttaqiina imaaman."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.&lt;/span&gt; (QS. Al-Furqon: 74)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-5013783991072737459?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/5013783991072737459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/bagaimana-mendapatkan-calon-suami_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/5013783991072737459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/5013783991072737459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/bagaimana-mendapatkan-calon-suami_23.html' title='Bagaimana Mendapatkan Calon Suami ???'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Shgh1s0y2rI/AAAAAAAAAEA/ZjpLtEofvGo/s72-c/heee.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-5249874354911142525</id><published>2009-05-17T01:07:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T18:36:02.459-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisanku'/><title type='text'>Ku Semaikan Do’a untuk Laki-laki Istimewa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg_UmBRNsDI/AAAAAAAAADw/jx3uKc6kfNE/s1600-h/bunga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg_UmBRNsDI/AAAAAAAAADw/jx3uKc6kfNE/s200/bunga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336717833098080306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari itu serasa beda dari hari sebelumnya, ada rasa haru yang mendalam di hati seseorang. Sepi merajut suasana saat  itu, ia duduk di lobi kampus, salah satu kampus swasta di Yogyakarta, dimana kurang lebih selama empat setengah tahun ia telah akrab dengan hiruk pikuk aktivitas di lobi itu. Ya, kurang lebih empat setengah tahun yang lalu ia tercatat sebagai mahasiswi di kampus itu. Sore menjelang maghrib tepat pukul 16.30. Tempat duduk itu masih terasa sama seperti beberapa tahun yang lalu hanya saja ia telah bertambah cerita tentang kejadian-kejadian di lobi itu. Tak menyangka  bahwa di lobi itu adalah awal sebuah harapan tertanam dalam hati seorang yang memang istimewa baginya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih empat tahun yang lalu, tepat disaat mentari mulai beranjak memberi salam pada setiap makhluk, hiruk pikuk mulai terasa di lobi kampus, hari pertama mahasiswa baru angkatan 2004 memulai perjuangan kuliah berharap dapat lulus tepat pada waktunya syukur-syukur bisa cumload.  Aktivitas awal mahasiswa baru adalah mencari teman dengan harapan dapat dijadikan sahabat dalam perjuangan bergelut dibangku kuliah.  Ada yang menarik dari sekian mahasiswa baru ini, seorang mahasiswa berdiri dengan gagahnya memutarkan pandangannya keseluruh penjuru arah lobi. Namanya adalah Ahmad. Seperti yang lainnya Ahmad mencari–cari mahasiswa yang dapat diajak berkenalan.   Suasana hiruk pikuk memang tak dapat terelakkan, ada yang  bersendau gurau, ada yang bercerita dengan tema sesukanya,  berisik sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Eit, tepat pandanganya berhenti setelah menjelajah, ada yang beda ia rasa, sebuah pemandangan yang membuat hatinya bergetar, getar-getar yang tak pernah ia rasa sebelumnya. Duduk seorang mahasiswi berjilbab lebar  bersama dengan mahasiswi yang lain. Mahasiswi ini duduk dengan tenang, matanya tertuju pada sebuah kitab yang ia bawa di kedua tangannya, musab Al-Quran berukuran 4x6 centimeter bercofer warna hitam dibawanya dengan penuh harap. Ia serasa beda diantara yang lainnya ketika yang lainnya berisik dengan sendau gurau obrolan dan ngegosib, tapi ia asyik dengan ayat-ayat cinta-Nya.  Pemandangan ini membuat Ahmad takjub dan haru, “ternyata ada ya yang begini di kampus ini” bisiknya dalam hati. Bibirnya mengembang tersenyum, berlalu ia dari pemandangan indah itu, sambil berdo’a dalam hatinya “Ya Alloh semoga suatu saat nanti aku mendapatkan istri sholehah yang seperti itu...” .  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun-daun menguning akhirnya gugur dari tangkainya, angin bergerak lembut membawa daun-daun  sampai ketempat yang jauh dari semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;22 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Langit tampak membiru dengan semburat-semburat awan putih yang menambah indah lukisan Sang Pencipta. Pagi yang cerah. Ini adalah hari yang ditunggu-tungu setelah berjuang beberapa bulan menyelesaikan program dan laporan yang bernama skripsi. Annisa salah satu mahasiswi angkatan 2003 yang tercatat dalam wisudawan wisudawati periode Mei 2008. Tak ada yang istimewa Nisa, panggilan akrabnya, menyiapkan diri untuk mengikuti acara wisuda.  Hanya harapan yang istimewa tertambat dalam lubuk hatinya, terukir seiring dengan berputarnya waktu, harapan ia dapat mewujudkan impian besar dalam hidupnya, menggenapkan separoh dari agamanya. Mungkin ini adalah hal yang biasa untuk orang lain, namun baginya itu adalah impian besar. Menggenapkan separuh agama - menikah - dengan impian membangun rumah tangga Islam dan dakwah. Ya, idealisme yang masih melekat dalam jiwa aktivisnya, berharap ia dianugerahkan pasangan hidup yang dapat menjadi partner mewujudkan impiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Nis taksinya sudah datang” teriak seseorang  dari luar kamarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Iya, suruh tunggu bentar!” Nisa sedikit kaget terbangun dari lamunannya didepan cermin seolah ia barusan melihat masa depan tergambar jelas di cermin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian ia bergegas berlalu dari cermin, mengambil dompet, HP dan undangan wisuda, ia tak membawa tas karena di ruang wisuda tak diijinkan membawa tas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Aku berangkat ya, Assalamu’alaikum” pamit Nisa pada teman-teman sekontrakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Ayo Nis” ajak Mia sahabat seperjuangan Nisa dari awal kuliah sampai wisuda, yang telah menunggu didalam taksi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisa membalas dengan senyuman penuh kasih kepada sahabat yang disayangnya. Mereka berdua hari ini tampak beda dengan toga dan topi wisudanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung berkicau riuh seakan ikut merasakan kebahagian para wisudawan wisudawati hari itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pukul 14.30&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barokalloh ukhti atas wisudanya, semoga ilmunya dapat barokah dan bermanfaat ^_^” sebuah sms terkirim di HP Nisa sesaat ia sampai di kontrakan bersama kedua orang tuanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Amin, Jazakalloh Khoiron Katsiro akh atas do’anya” Nisa mengirim teks sms ini ke nomer HP dengan nama Ahmad.  Ahmad adalah salah satu teman seaktivitas di organisasi Lembaga Dakwah Kampus-nya,  yang telah ia kenal selama kurang lebih empat tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Nduk, ibu bapak langsung pulang aja ya, kayaknya mau hujan” kata seorang ibu yang umurnya telah setengan abad, beliau adalah ibu yang sangat Nisa sayangi, sambil mengusap kepala Nisa penuh sayang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Ya bu... Nisa pulangnya insyaAlloh kalau urusan sudah kelar”  jawab Nisa penuh sayang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nisa mengantar ibu bapaknya kedepan kontrakan, orangtuanya mengendarai sepeda motor karena jarak rumah  dengan kontrakan Nisa hanyalah menempuh waktu satu setengah jam,  tak terlampau jauh bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua anak pun berpisah, dan matahari perlahan mulai kembali kesinggasananya hingga semburat merah kekuningan menghias langit yang memang telah cantik menjadi tambah cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;29 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semburat mentari merona di ufuk timur. Harapan dan impian Annisa masih tertanam kukuh di hati. Pagi itu ia berniat ke kampus yang terletak tak jauh dari kontrakanya, ia ingin mengambil transkrip nilai dan pernak-pernik wisuda. Sebelum berangkat, Ia merapikan meja komputer yang agak berantakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Bip..bip..bip...” suara ring tones dari HP Nisa, yang menandakan adanya sms.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tangan kanannya meraih HP yang terletak di meja komputer yang tepat dihadapannya. Ia membuka sms yang terkirim di HP nya “Dek, masih di Jogja kah? Mbak ingin bertemu dengan anti di masjid kampus, ada yang ingin mbak sampaikan. Kpn ada waktu?” Sms dengan nama pengirim mbak Ara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Tak biasanya, ada apa ya?” lirih Nisa dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Alhamdulillah masih di Jogja mbak. InsyaAlloh hari ini bisa, kebetulan ana pagi ini mau kekampus. Habis dzuhur ya mbak?!”  Nisa mengirim sms balasan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Toyib, hbs dzuhur” sms balasan dari mbak Ara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat meja komputernya telah rapi. Nisa pun meraih tas jinjingnya yang sering ia gunakan untuk ke kampus, walau penuh tanda tanya di benaknya setelah mendapat sms dari mbak Ara, Nisa melangkah keluar kontrakan dengan niat untuk ke kampus. Saat itu di kontrakan tak ada siapapun yang tertinggal hanyalah Nisa, penghuni  lainnya sudah sedari  tadi meninggalkan kontrakan untuk menjalani aktivitas mereka masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sepanjang jalan Nisa memperhatikan pemandangan di sekeliling, kakinya melangkah mantap menapaki aspalan, pemandangan ini memang telah akrab di matanya namun ia tak pernah bosan memandang karena pepohan hijau disepanjang jalan dan bentangan sawah beberapa petak membuat sejuk di hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pukul 12.30&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masjid kampus masih kokoh berdiri, orang-orang kampus silih berganti meninggalkan masjid selepas mereka menunaikan ibadah sholat dzuhur. Nisa duduk di beranda masjid, sembari menunggu mbak Ara, mata dan memori otaknya seolah memutar balik rekaman kenangan aktivitasnya selama di masjid ini, kurang lebih empat setengah tahun, masjid yang penuh dengan beribu kenangan, dimana ia menjadi seperti sekarang ini, kenikmatan Islam yang luar biasa setahap demi setahap membentuk kepribadian Annisa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alhamdulillah...” ucapnya dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Assalamu’alaikum dek...” salam itu sedikit mengagetkan sehingga dengan terpaksa Nisa mengemasi  kenangan-kenangan didepan matanya masuk kembali ke memorinya. Karena begitu asyik dengan memorinya, sampai-sampai Nisa tak menyadari ada seorang akhwat yang menghampiri dari arah samping kanannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wa’alaikumsalam..”jawab Nisa sambil berdiri  dengan senyum mengembang dan tangannya langsung menjabat  erat akhwat berkerudung biru itu, seakan-akan mereka telah lama sekali tak bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisa dan mbak Ara kemudian saling melepas rindu, menanyakan kabar masing-masing. Mbak Ara sesosok akhwat yang telah lama Nisa kagumi, mereka satu kampus hanya saja beda angkatan, mbak Ara adalah senior Nisa, baik senior di akademis maupun di organisasi Lembaga Dakwah Kampus.  Semangat berdakwah dan menuntut ilmu mbak Ara lah yang menjadi salah satu sumber inspirasi hidup Nisa. Dan kini mbak Ara telah berkeluarga dan menjadi guru di salah satu SMP Islam Terpadu di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka bercerita tanpa memperdulikan orang yang lalu lalang disekitar masjid, seakan dunia milik mereka berdua. Sampai pada inti dari maksud mbak Ara mengajak bertemu, tiba-tiba hati Nisa bergetar tak seperti biasa. Mbak Ara menjelaskan dengan susunan kalimat yang rapi, karena memang ia piyawai dalam berkata-kata. Nisa mendengarkan dengan seksama. Bagai seorang anak yang sedang didongengkan oleh ibunya. Mulai sayu hati Nisa mendengar penjelasan dari mbak Ara, karena berita ini begitu mengejutkan baginya. Tapi tampak terlihat jelas rona merah di pipinya, ada harap yang besar terpancar dari kedua matanya, berbinar-binar, entahlah hanya Nisa yang tahu perasaannya saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;2 bulan berlalu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumput-rumput bergoyang diterpa semilir angin, hamparan hijau dari jejeran rumput jepang dipelataran masjid kampus terlihat segar didepan mata. Namun layu hati Nisa hari ini, perlahan-lahan terasa dingin di kedua pipinya, butiran air keluar dari mata tak bisa tertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Dek, tak bisa dilobi lagi kah orang tua anti?”  pertanyaan muncul dari mulut mbak Ara yang duduk di sebelah kiri Nisa. Kedua tangan mbak Ara memegang kuat tangan kiri Nisa seakan menyalurkan energi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nisa menghela nafas sambil tertunduk, serasa sesak di dadanya, bergemuruh bermacam perasaan, otaknya pun telah penat. Masih hangat di ingatannya, tepat tanggal 26 Juni 2008 datang ke rumahnya seorang  laki-laki yang memang telah lama ia kenal, silaturahim, khususnya untuk menemui kedua orang tua Nisa dengan membawa segenggam harapan. Ya, temannya seaktivitas di Lembaga Dakwah Kampus, Ahmad, sosok mahasiswa yang banyak dikagumi oleh teman-teman dan orang-orang disekelingnya, mempunyai semangat hidup yang luar biasa, tertanam kukuh di kepribadian seorang Ahmad jiwa sosial yang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Akhi Ahmad adalah laki-laki yang baik... agama, akhlak insyaAlloh baik...ia juga bertanggungjawab...” ucap mbak Ara dengan penuh harap dapat  menguatkan  Nisa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Tapi bagaimana jika ayahku sendiri yang memohon... untuk tidak menerima lamarannya...” lirih serak ucap Nisa seolah meminta iba dari mbak Ara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat suasana menjadi tambah sunyi, karena memang di beranda masjid hanya ada mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;“Ya dek... sebelum jawaban dari melobi yang kedua kalinya ini... Akhi Ahmad  pernah berucap pada mbak... apapun keputusannya insyaAlloh dia akan berlapang hati untuk menerimanya...” kata mbak Ara sedikit memecah kesunyian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semilir angin masjid kampus tampak menambah kesaduan di hati Nisa.  Seolah-olah ia ingin ikut pergi bersama angin ketempat yang jauh berharap terlupalah semua beban dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Annisa sangat beruntung mendapatkan cinta dari orang yang mencintai Tuhannya, cinta dari orang yang menjaga cinta didalam hati hingga kurang lebih empat tahun lamanya.  Bukankah rasa cinta itu memang fitrah dari Alloh yang ditambatkan pada hamba-Nya?!, tinggal bagaimana mengelola dengan baik, agar cinta tidak jatuh pada zina kecil ataupun besar, na’udzubillah min dzalik. Subhanalloh...cintanya orang yang bisa mengendalikan nafsunya, hingga cinta itu terungkap tepat pada waktunya dengan cara yang Alloh sukai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan waktu itu Nisa harus memilih, walau berat ia harus melepas laki-laki istimewa seperti Ahmad, orangtua adalah pilihan yang ia pilih. Harapan dan impian didalam hati Nisa masihlah tetap akan terajut seiring berjalannya waktu,  meski ia telah melepas laki-laki istimewa seperti Ahmad, semua akan berjalan menurut garis edarnya. Dan semoga ini adalah yang terbaik menurut pandangan Alloh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, laki-laki istimewa itu telah kembali berlayar menuju ke pelabuahan tujuan hidupnya. Ia memang istimewa, didalam hati Nisa pun terbersit kagum padanya.  Lobi kampus ini menjadi saksi awal dari segenggam harap seorang laki-laki istimewa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun-daun kering gugur berserakan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Rona langit telah memerah jingga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saatnya mentari pulang keperaduan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kini  digenggaman ku semaikan do’a untuk laki-laki istimewa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kaki Bukit Tidar Magelang yang sejuk dan asri, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;9 Mei 2009 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;oleh Yani Hanifah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Di antara doa Nabi Daud ’alihis-salaam ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.” Dan bila Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengingat Nabi Daud ’alihis-salaam beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi 3412)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-5249874354911142525?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/5249874354911142525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/ku-semaikan-doa-untuk-laki-laki.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/5249874354911142525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/5249874354911142525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/ku-semaikan-doa-untuk-laki-laki.html' title='Ku Semaikan Do’a untuk Laki-laki Istimewa'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg_UmBRNsDI/AAAAAAAAADw/jx3uKc6kfNE/s72-c/bunga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-1120554374594467313</id><published>2009-05-16T21:34:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T04:41:13.274-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puitis'/><title type='text'>“INDAH PADA WAKTUNYA”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg-VwJH7ovI/AAAAAAAAADg/c54TS7ZeSOQ/s1600-h/kupu-kupu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 169px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg-VwJH7ovI/AAAAAAAAADg/c54TS7ZeSOQ/s200/kupu-kupu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336648737772774130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku minta setangkai bunga segar,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alloh beri kaktus berduri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku minta binatang mungil nan cantik,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alloh beri ulat berbulu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku sedih, protes &amp;amp; kecewa…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Betapa tidak adilnya ini…&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun kemudian…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kaktus itu berbunga, sangat indah…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ulat itu pun tumbuh &amp;amp; berubah menjadi kupu-kupu yang amat cantik…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itulah jalan Alloh, “INDAH PADA WAKTUNYA”…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alloh tidak memberi apa yang kita harapkan,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tapi Alloh memberi apa yang kita perlukan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kadang kita sedih, kecewa &amp;amp; terluka,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tapi jauh diatas segalanya,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alloh sedang merajut yang terbaik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semoga kita menjadi orang yang bisa bersyukur kepada Alloh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ALLOHU AKBAR.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;TETAPLAH MENJADI ORANG YANG SABAR&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“innalloha ma’ashshoobiriin”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(”spirit from my sang Murobbi”)&lt;br /&gt;Yogyakarta, halaqoh penyemangat,  Desember 2008&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-1120554374594467313?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/1120554374594467313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/aku-minta-setangkai-bunga-segar-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/1120554374594467313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/1120554374594467313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/aku-minta-setangkai-bunga-segar-alloh.html' title='“INDAH PADA WAKTUNYA”'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg-VwJH7ovI/AAAAAAAAADg/c54TS7ZeSOQ/s72-c/kupu-kupu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3824766235729106694.post-1293605618900828747</id><published>2009-05-15T06:16:00.001-07:00</published><updated>2009-05-17T04:49:20.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><title type='text'>WANITA-WANITA PERMATA DAN GENOSIDA GAZA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg1riwa8G8I/AAAAAAAAADQ/8J7o6bxJzLE/s1600-h/jihad2-300x205.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 205px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg1riwa8G8I/AAAAAAAAADQ/8J7o6bxJzLE/s320/jihad2-300x205.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336039378361523138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Logika apa yang dipakai oleh agresor Israel yang sampai hati membantai ratusan penduduk Palestina di Gazza? Alibi kerdil apa yang sampai bisa memasung kepedulian bangsa Arab untuk sekadar menonton pembantaian massal di Palestina? Sudah terlalu menggunungkah dosa-dosa kita yang kemudian mengatup nurani untuk melek menyaksikan kejahatan perang tak termaafkan dalam sejarah itu? Sabtu (27/12/08) kemarin, genosida biadab tak berkesudahan itu kembali menumpahkan darah-darah manusia terhormat di bumi Gazza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak kepalang tanggung, 150 orang syahid dan 200 lainnya menderita cidera serius dibabat ribuan amunisi buas Israel; ditebas oleh terjangan roket-roket maut F16 yang mengamuk di atas angkasa Palestina. Dan, korban sebanyak itu baru prolog. Allahu akbar! Manusia-manusia Islam yang sudah kehilangan kepedulian saudara-saudaranya di belahan bumi yang lain itu, hanya kuasa menjerit pilu. Cuma bisa mengerang tak bisa berbuat apa apa, tatkala suami-suami mereka jatuh tersungkur bermandi darah; ketika bocah-bocah yang lucu dan menggemaskan itu berteriak kesana-kemari dalam derai kepanikan; manakala puluhan apartemen usang yang menjadi tempat berteduh keluarga-keluarga malang itu seketika roboh dihantam peluru raksasa Israel. Yang tersisa adalah gelimpangan mayat, jasad bocah-bocah suci yang tersenyum tenang, dan puing-puing bangunan yang menyatu ke bumi. Israel kembali menggunakan "logika kematian". Strategi bertaruh nyawa yang tentu saja membuat bulu kuduk pemimpin-pemimpin Arab merinding. Karena kumpulan orang-orang yang mengaku diri mulia dan terhormat itu tidak pernah mengerti bahwa hanya dengan pertaruhan darah demi membela kemerdekaan sejati, manusia baru bisa mulia lalu mendapatkan kehormatan abadi. Bukan dengan bersembunyi di balik ketiak kepengecutan, atau menggelar ratusan pertemuan di meja-meja konferensi OKI, Liga Arab, yang selalu saja berakhir dengan rekomendasi bualan. Tanpa bukti. Pantas mereka menjadi kurcaci dihadapkan dengan logika kematian Israel?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagi rakyat Palestina sendiri dari dulu hingga sekarang, mereka sudah memahami bahwa letak krisis Palestina bukan karena Israel yang tak henti-hentinya melakukan pembunuhan dan perampasan. Masalah kematian bagi mereka tak menjadi soal, sebab mereka faham bahwa kesucian dan kemuliaan diri itu selalu harus ditebus dengan darah dan air mata. Sumber genosida di Gazza adalah sikap pengecut pemimpin-pemimpin Arab dan umat Islam yang telah kehilangan semangat altruistik. Lelap berselimut egoistis hingga tak lagi peka akan nilai-nilai humanisme, yang tak lagi menyemat spirit kohesif yang menjadi pilar kekuatan Islam dan bangsa Arab. Dan, oleh karenanya kita dilindas Israel (Barat) yang sukses mengaplikasi semangat altruistik dan spirit kohesif! Maka wajar kita kalah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kontribusi Wanita Permata kenapa Palestina yang tinggal sekerat itu masih tetap bertahan menggelorakan semangat perlawanan tanpa batas dan tidak lekang dari bumi? Sebab di atas tanah milik umat Islam itu ada wanita-wanita luar biasa. Bak permata. Meskipun tak menyimpan permata dan perhiasan mewah. Kemilaunya memancar dari kepribadian. Wanita yang mungkin tersembunyi, terbenam bersama perjuangan membina generasi pejuang. Mereka tidak populer, tapi selalu membisikkan spirit kepahlawanan ke telinga-telinga putera-puteri tercinta. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;"Nak, kehidupan abadi itu di surga. Kemuliaan itu senantiasa harus ditebus dengan tetes darah dan derai air mata"!&lt;/span&gt; Begitulah Ummu Nidhol, wanita permata Palestina yang kerap membisikkan spirit perjuangan kepada ketiga puteranya. Ia deskripsikan surga di pangkal mata. Ia tak pernah pacu sang anak untuk merengkuh kehidupan hedonis yang acapkali membinasakan mental ukhrawi. Ia tak cita-citakan puteranya untuk mengemis harta bertuhankan nafsu. Ia hanya inginkan buah hatinya masuk surga, dengan berkorbankan darah. Usai putera ketiganya yang baru berusia 16 tahun syahid dalam drama ledakan dahsyat di jantung kekuatan Israel, Ummu Nidhol menangis. Ketika ditanya perihal penyebab ia menangis. Wanita permata itu berkata: "Saya tidak punya lagi anak yang bisa saya persembahkan untuk kemuliaan Palestina!". Lalu Ibunda Muh. Al-Fatih, sang penakluk Konstantinopel tahun 1453 M. Dalam usia 23 tahun, Al-Fatih berhasil memaksa hengkang Raja Constantine XI Paleologus dari tahtanya. Penaklukan paling fantastis dalam sejarah. Ibunyalah yang kala masih mengandung Al-Fatih acap berdiri menghadap ke arah kota Konstantinopel. Ia berharap besar bahwa kelak puteranya yang akan menaklukkan negeri itu. Mengamini sabda baginda Rasulullah Saw. "Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan umat Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan." (H.R. Ahmad). Obsesi mulia wanita permata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Menegaskan substansi krisis sekali lagi, memang benar genosida di Gazza saat ini merupakan potret keangkaramurkaan. Sangat pantas kita kecam kebiadaban Israel bahkan menjadi suatu keharusan. Tidak kita biarkan penduduk Gazza menahan derita seorang diri. Segera tabuh genderang reaksi massal untuk hentikan pembantaian itu. Sebelum terlambat. Sebelum Palestina, seperti kata DR. Raghib Sirjani, akan menjadi Andalusia kedua. Hilang dari peta dunia. Tapi, seyogyanya jangan biarkan pemimpin-pemimpin Arab yang duduk santai di singgahsana apatis itu lepas dari kecaman. Sebab mereka yang paling bertanggungjawab atas tragedi kemanusiaan yang melanda bumi Palestina. Paksa mereka untuk mengulurkan bantuan dan membungkam kekejaman Israel, walaupun mungkin hal itu hampir mustahil mereka lakukan. Mengapa? Barangkali karena sosok wanita-wanita permata itu hanya ada di Palestina, hanya pernah ada di masa penaklukan Konstantinopel. Yang ada hanya seorang ibu yang cita-citanya hendak mengikuti riak-riak kecil arus modernisme. Meletakkan standar kesuksesan anak-anak pada wujud materi dan segudang sertifikasi. Seorang isteri yang memaksa suami berpeluh darah untuk menangkap kebahagiaan semu pada jabatan, pangkat, dan prestise. Pada ruang-ruang busana temporal yang sering menguap dilahap waktu. Mengapa ibu dan isteri itu tak membisikkan senandung merdu tentang surga ke telinga-telinga anak dan suami? Kenapa tak pintal sutera cinta dalam tiap keinginan bahwa ibu dan isteri itu ingin bersama merengguk kebahagiaan abadi? Genosida Gazza adalah konsekuensi dari punahnya sistem pendidikan ukhrawi yang hanya bisa diajarkan oleh wanita-wanita permata. Cukup kita sesalkan karena pemimpin-pemimpin Arab itu dilahirkan, dibesarkan, dididik, dan didampingi oleh reinkarnasi wanita lain. Harapan itu masih ada. Di Palestina masih banyak wanita permata yang menjamin eksistensi para pahlawan pembela negeri. Kalau Dunia Arab telah mandul melahirkan wanita permata, maka Dunia Islam yang membentang dari pangkal Indonesia sampai ke pucuk Samudera Atlantik di pesisir Afrika Barat, pasti telah bersiap-sedia menjadi wanita-wanita permata. Untuk melahirkan pemimpin satria sekelas Al-Fatih. Bukan seperti pemimpin Arab yang kini hanya bisa menonton Genosida di Gazza. [Taryudi]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Taryudi, Kelahiran Purbalingga, 09 Maret 1985. Telah menyelesaikan pendidikan strata satu di Universitas Al-Azhar Fak. Ushuluddin Jur. Tafsir dan Ilmu Alquran pada Agustus 2008. Saat ini tengah merampungkan pendidikan magisternya pada civitas yang sama. Alamat District Nasr City, Cairo. Warga Kisaran, Kab. Asahan Sumatera Utara Medan. Selain kuliah, juga aktif di KAMPUS KEHIDUPAN di lembaga Kajian Sosial-Politik dan Dunia Islam Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir.No. kontak : +20163932877/ +2024718593 Email :taryudi_k@yahoo. com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: PKS-jogja@yahoogroups.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3824766235729106694-1293605618900828747?l=yanihanifah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yanihanifah.blogspot.com/feeds/1293605618900828747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/wanita-wanita-permata-dan-genosida-gaza.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/1293605618900828747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3824766235729106694/posts/default/1293605618900828747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yanihanifah.blogspot.com/2009/05/wanita-wanita-permata-dan-genosida-gaza.html' title='WANITA-WANITA PERMATA DAN GENOSIDA GAZA'/><author><name>Yani Hanifah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10007151216885494726</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sn7fhPegONI/AAAAAAAAAEo/mlwZCrwbh8I/S220/yani+junior.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wy_DFX7vLTE/Sg1riwa8G8I/AAAAAAAAADQ/8J7o6bxJzLE/s72-c/jihad2-300x205.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
